Bingung Mau Tulis Apa? Ini Panduan Etika dan Contoh Ucapan di Karangan Bunga Agar Tidak Salah Ketik

By | 9 January 2026

Memesan karangan bunga papan terlihat mudah, tinggal bayar dan kirim. Namun, seringkali pelanggan terhenti lama saat diminta mengisi formulir ucapan. Muncul pertanyaan: “Bahasanya harus formal atau santai?”, “Gelar akademisnya perlu ditulis lengkap tidak ya?”, “Kalau beda agama, ucapannya bagaimana?”

Banyak penyedia jasa Jual Karangan Bunga profesional menemukan kesalahan penulisan yang bisa berakibat fatal atau membuat suasana canggung. Padahal, papan bunga adalah representasi image Anda di depan umum.

Agar kiriman Anda tampil elegan dan berkesan, berikut adalah panduan etika penulisan ucapan yang wajib Anda ketahui:

1. Momen Pernikahan (Wedding)

Untuk acara pernikahan, nuansanya adalah sukacita.

  • Formal: Gunakan kata “Happy Wedding” atau “Selamat Bahagia”. Penulisan nama mempelai sebaiknya diikuti nama orang tua jika yang mengundang adalah orang tuanya (di gedung), namun jika acara resepsi modern (standing party), cukup nama panggilan mempelai saja (Misal: Rizky & Dinda).
  • Unik/Santai: Untuk teman dekat, kata-kata lucu diperbolehkan, seperti “Selamat Menempuh Hidup Baru, Ditunggu Ponakan Lucunya” atau “Sold Out! Akhirnya Nikah Juga”.

2. Momen Duka Cita (Condolences)

Ini adalah momen paling sensitif. Salah kata bisa dianggap tidak sopan.

  • Perhatikan Agama Almarhum:
    • Muslim: Gunakan “Turut Berduka Cita” atau “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un”. Hindari penggunaan simbol Salib pada papan (request ke florist untuk diganti simbol bulan bintang atau bunga polos).
    • Kristen/Katolik: Gunakan “Deepest Sympathy” atau “Selamat Jalan ke Rumah Bapa”. Penggunaan simbol Salib sangat dianjurkan.
    • Umum/Nasional: “Turut Berduka Cita” adalah pilihan paling aman untuk semua golongan.

3. Momen Grand Opening / Kesuksesan

Tujuannya adalah mendoakan bisnis agar lancar.

  • Tips: Tambahkan doa spesifik. Jangan cuma “Congratulations”, tapi tambahkan “Semoga Sukses & Jaya Selalu” atau “Selamat & Sukses atas Pembukaan Cabang ke-5”. Semakin spesifik ucapannya, pemilik usaha akan merasa semakin diperhatikan.

4. Hati-Hati dengan Gelar dan Nama!

Ini adalah aturan emas.

  • Cek Dua Kali: Pastikan ejaan nama dan gelar (seperti Dr., Ir., S.H., M.Kn.) tertulis dengan benar. Bagi pejabat publik, dokter, atau akademisi, gelar adalah kebanggaan. Salah menulis gelar di papan bunga yang besar bisa dianggap kurang menghormati. Jika ragu, lebih baik tanya dulu atau gunakan sapaan umum seperti “Bapak/Ibu”.

 

Kesimpulan

Ucapan di papan bunga bukan sekadar deretan huruf, melainkan doa dan harapan. Pastikan pesan Anda tersampaikan dengan baik, sopan, dan menyentuh hati penerimanya.

Masih bingung merangkai kata? Jangan khawatir. Tim Arafa Florist siap membantu Anda membuatkan draft ucapan yang tepat dan pantas untuk segala acara.