Kabar duka cita seringkali datang tanpa permisi. Begitu pula undangan pernikahan kerabat yang kadang terselip dan baru teringat di hari H. Dalam situasi mendesak seperti ini, kepanikan seringkali melanda.
“Waduh, acaranya nanti sore! Masih keburu nggak ya pesan bunga papan sekarang?”
Pertanyaan ini adalah momok bagi banyak orang. Mengirim Karangan Bunga Papan memang idealnya dipesan H-1 agar perangkai memiliki waktu yang cukup untuk menghasilkan karya terbaik. Namun, dinamika kehidupan modern menuntut segalanya serba cepat.
Beruntung, kini hadir solusi layanan Express / Same Day Service yang ditawarkan oleh vendor profesional seperti Arafa Florist. Layanan ini memungkinkan pesanan diproses dan dikirim di hari yang sama.

Namun, memesan bunga secara dadakan memiliki seni tersendiri agar tidak berakhir kecewa. Berikut adalah strategi agar pesanan kilat tetap mendarat tepat waktu dan hasil tetap memuaskan:
1. Cari Florist dengan Stok Papan “Ready”
Tidak semua toko bunga siap menerima orderan dadakan. Toko kecil biasanya baru membeli bahan baku jika ada pesanan. Ini memakan waktu lama.
Sebaliknya, florist skala besar seperti Arafa Florist biasanya memiliki gudang dengan stok papan yang sudah di-list (dihias pinggirannya) dan stok bunga segar yang selalu tersedia di cool storage. Kesiapan stok inilah yang memangkas waktu produksi dari 4-5 jam menjadi hanya 1-2 jam saja.
2. Jangan “Rewel” Soal Desain (Pilih Model Best Seller)
Kunci kecepatan adalah kesederhanaan.
-
Kesalahan Pemesan: Memesan dadakan tapi minta desain yang rumit, minta bunga warna langka (misal: mawar biru), atau minta logo perusahaan yang sulit dibentuk.
-
Solusinya: Saat memesan di www.arafaflorist.com, tanyakan pada admin: “Kak, model mana yang paling cepat dibuat?” atau “Model mana yang ready stok?”. Biasanya admin akan menyarankan model Best Seller yang pola rangkainya sudah dihafal di luar kepala oleh tim produksi, sehingga pengerjaannya bisa ngebut.
3. Siapkan Data Teks dengan Akurat (Anti Revisi)
Dalam mode express, tidak ada waktu untuk revisi salah ketik. Setiap menit sangat berharga. Sebelum menghubungi admin, pastikan pemesan sudah mengetik rapi di WhatsApp:
-
Ucapan (Happy Wedding / Duka Cita)
-
Nama Penerima (Cek gelar dan ejaan!)
-
Nama Pengirim (Sesuai yang ingin ditampilkan)
-
Alamat Lengkap Pengiriman
Jika data sudah matang, tim Arafa Florist bisa langsung mencetak sketsa dan menempel huruf tanpa perlu bolak-balik konfirmasi yang membuang waktu.
4. Pahami Batas Waktu (Cut-Off Time)
Meskipun bertajuk Same Day Service, tetap ada batas logika waktu dan jarak tempuh. Secara umum, sebuah karangan bunga membutuhkan waktu perangkaian 1-2 jam dan pengiriman 30-60 menit (tergantung macet).
Jadi, jika acara dimulai pukul 19.00 WIB, idealnya pemesanan terakhir masuk pukul 15.00 atau 16.00 WIB. Memaksa memesan 1 jam sebelum acara adalah perjudian besar yang berisiko bunga datang saat tamu sudah bubar. Vendor yang jujur biasanya akan menolak pesanan jika dirasa waktunya sudah tidak masuk akal, demi menjaga kepuasan pelanggan.
5. Prioritaskan Pembayaran Cepat
Dalam sistem toko bunga online, pesanan baru dianggap sah (valid) dan masuk antrean produksi setelah bukti transfer diterima. Menunda transfer 30 menit berarti menunda keberangkatan bunga 30 menit juga. Seringkali bunga telat sampai bukan karena floristnya lambat, tapi karena antrean produksi tergeser oleh pemesan lain yang transfer duluan.
Kesimpulan: Cepat Bukan Berarti Asal-asalan
Memesan bunga papan secara dadakan bukan berarti harus mengorbankan kualitas. Dengan memilih vendor yang memiliki manajemen stok yang baik dan armada pengiriman yang banyak, kiriman bunga tetap bisa tampil cantik dan segar meski dipesan di menit-menit terakhir.
